Minggu, 12 Juni 2011

lawu

kelak,
jika sekali lagi kularungkan kembang kenangan dalam alir mega kemuning
di mana dapat juga kujumpa sepi rautmu di Hargo Dumilah
puncak ketiadaan,
maka renungkan
kau yang hanya mengenakan sutra hijau, dan aku
seutas kain bercorak gading melati kuikatkan kuat,
rekat di kepalaku
akan berjumpa di mimpi pagi
mata kita saling pandang
dan sesekali,
kidang kinasih berlompatan di padang sabana
di antara ribuan rindu yang kutitipkan di pucuk pinus.

1 komentar: